Harapan Menjadi Negara Poros Maritim Dunia

Jumat, 28 September 2018 : September 28, 2018

0 komentar

Harapan Menjadi Negara Poros Maritim Dunia




Pesan Inspiratif | Sebelumnya blog ini sudah memposting profil Profesor Jamaluddin Jompa, ia merupakan Ketua Akademi Ilmuan Muda Indonesia.

Secara lengkapnya bisa dibaca di Profil Jamaluddin Jompa.

Pada Awal tahun 2016, ia menjadi narasumber Program Persiapan Keberangkatan Beasiswa LPDP.

Ia mengisi materi presentasinya yang judul "Kenapa Negeriku Tercinta Masih Tertinggal?Mampukah Kita Menjadi Poros Maritim Dunia?"

Di awal presentasinya, Prof Jompa mengatakan bahwa "Indonesia tidak bisa lepas dari maritim".

Menurutnya, itu disebabkan karena kondisi geografis Indonesia yang memiliki perairan lebih luas dari daratan, dengan segala kekayaan alam yang melimpah di dalam laut.

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman hayati laut di dunia, sehingga Indonesia pantas di juluki benua maritim dunia.

Namun, sejak setengah abad kemerdekaan, tujuan ideal pendirian bangsa ini belum tercapai. Bahkan menjelang 100 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia, pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang mendasar ke masa depan hingga 2045 diperlukan untuk menuju Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, unggul, kompetitif dan disegani dunia. Sehingga muncul sebuah inisiatif Sains45 yang dilakukan Prof Jompa bersama belasan ilmuan lainnya.

Sains45 merupakan sebuah agenda yang memproyeksikan Indonesia seperti apa yang diinginkan dalam 100 tahun kemerdekaan.

Sebuah agenda Ilmu Pengetahuan Indonesia telah membentuk kumpulan 45 pertanyaan demi masa depan Indonesia. Disusun oleh 17 ilmuan dari berbagai latar belakang ilmu, sains45 menawarkan perspektif berbeda tentang apa itu Indonesia. Apa saja tantangan yang dihadapi, serta ide-ide untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berdaulat.

Menurut Prof Jompa, salah satu penyebab ketertinggalan Indonesia adalah lemahnya penguasaan sains.

Hal itu dapat dilihat dari rendahnya biaya riset di Indonesia, minimnya publikasi ilmiah internasional, dan sedikit produk yang lahir dari hasil penelitian.

Tetapi, di sisi lain, Indonesia memiliki peluang mengalahkan negara lain (seperti jepang) karena pada 2045 jumlah penduduk berusia produktif di Indonesia akan meningkat, dimana negara-negara maju jumlah penduduk berusia produktifnya akan turun.

Prof Jompa juga mengatakan, bahwa harapan tersebut dapat diraih Indonesia jika generasi muda dapat memaksimalkan kelebihan-kelebihan tersebut. Sehingga bisa membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju.
Share this Article
< Previous Article
Next Article >

0 komentar :

© 2019 Hailogue ID - All Rights Reserved