Selasa, 25 Desember 2018

Makna Merdeka di Hari Pahlawan

Makna Merdeka di Hari Pahlawan

Patut kita akui bahwa Indonesia sebagai negara bangsa sudah hidup kurang lebih tiga perempat abad. Sudah panjang perjalanan bangsa ini sejak hari kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Seiring dengan perjalanan bangsa, semakin sedikit pula para saksi sejarah yang masih hidup, saksi yang mengetahui, bahkan mereka yang terlibat dan memperjuangkan kemerdekaan bangsa negara Indonesia.

Tanggal 10 November 2018 merupakan hari pahlawan. Hari dimana sebuah perayaan setiap tahunnya untuk mengingat kontribusi para pahlawan pembangunan. Seperti halnya negara kita tumbuh saat ini. Sebuah momentum perayaan, melihat kembali sejarah perjuangan para pahlawan pembangunan bangsa.

Jika kita membuka kembali sejarah perjalanan menuju kemerdekaan, kita akan mengetahui bagaimana perjuangan dan kerja keras para pahlawan, siksaan pedih tanpa hak yang setimbang. Sementara saat itu penjajah lah yang menikmati hasil kerja keras para pahlawan bangsa ini.

Pada tanggal 27 Oktober 1945, terjadi kontak senjata antara rakyat Surabaya melawan Inggris. Para pemuda dengan perjuangan yang gigih dapat melumpuhkan tank-tank sekutu dan berhasil menguasai daerah tersebut. stategi yang rakyat Surabaya gunakan adalah dengan mengepung dan menghancurkan pusat tentara inggris sehingga melumpuhkan semua hubungan logistiknya.

Bagaimana dengan kita? Sebagai penerus bangsa ini, apakah kita hanya akan menjadi orang yang melupakan perjuangan mereka? Atau menjadi orang yang sedikit yang mau sekedar menelusuri bagaimana bangsa ini tumbuh. Kita harus mengambil pelajaran dari sejarah bangsa, tekad kuat perjuangan mereka menjadi pegangan kita untuk merawat bangsa ini untuk tetap merdeka dan menjadi bangsa yang maju.

Baca Juga:
Menjaga Keharmonisan Bangsa Indonesia
Proses Pembentukan Karakter dan Kepribadian Anak Bangsa
Harapan Menjadi Negara Poros Maritim Dunia

Saat ini modal sebuah bangsa untuk membangun adalah rakyatnya. Patut bangga kita menjadi bagian dari Indonesia. Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah. Namun sudah berapa jauh pembangunan bangsa dan negara ini sejak hari kemerdekaan? Itulah yang menjadi pertanyaan bagi kita semua.

Kita semua, terutama pemuda hari ini harus menjadi pribadi pribadi yang pintar, berkrepribadian serta memberikan kontribusi dibidangnya masing-masing. Hal itu sebagai bentuk nyata dalam meneruskan perjuangan para pahlawan untuk tetap menjaga keutuhan bangsa ini.

Tahun ini adalah momentum kemerdekaan yang menginjak usia tujuh puluh tiga tahun. Momentun itu adalah perhitungan Indonesia berada pada titik kultimasi bonus demokrasi pada tahun 2028-2030. Dengan begitu Indonesia akan menjadi bangsa yang maju, bangsa yang memiliki kekuatan di bidang sumber daya manusia yang bermutu tinggi.

Sebuah peluang emas agar kesiapan bangsa prima dalam menjemput momentum tersebut. Sehingga kita menjadi pemimpin-pemimpin pelayan rakyat Indonesia di masa depan, memahami dan memaknai kemerdekaan, menciptakan kesejahteraan dan meratakan keadilan bangsa.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Back to Top