Selasa, 25 Desember 2018

Pentingnya Kreativitas dalam Menulis, Kembangkan Gaya Penulisan Anda

Pentingnya Kreativitas dalam Menulis, Kembangkan Gaya Penulisan Anda

Setiap orang mempunyai gaya tersendiri dalam menulis.

Satu hal yang paling penting jika kita ingin mengembangkan softkill menulis adalah dengan menemukan gaya menulis kita sendiri. Memang hal ini terbilang susah-susah gampang bagi mereka yang memang tidak terbiasa menulis. Apalagi bagi yang baru memulai menulis, memang akan perlu belajar untuk mengetahui gaya menulis kita masing-masing. 

Awal-awal menulis memang akan terlihat berantakan, tetapi dari situ akan keliatan gaya penulisan kita.

Ketika menulis, kemungkinan besar diawal tulisan yang kita buat pasti berantakan dan tidak karuan. Memang seperti itulah proses dalam menulis, tidak ada tulisan bagus dan sempurna di awal kita menulis. Karena itu kita perlu mengedit setelah kita menulis.

Gaya menulis yang alami atau yang bisa kita katakan natural ialah berisi ide cemerlang, konten yang berkualitas, karena dengan hal itu akan mudah di cerna oleh pembaca serta kita tidak harus mengatur bahasa yang rumit, bahasa yang memberi kesan khusus pada pembaca ialah dengan ide unik kita masing-masing.

Baca Juga:
Sukses Menulis Novel Bersama Andrea Hirata
Menebar Inspirasi Dengan Tulisan

Ketika menulis, kemungkinan besar di awal tulisan kita pasti buruk. Tidak bagus dan tidak karuan. Tapi memang seperti itulah prosesnya. Tidak ada tulisan yang langsung sempurna di awal. Karena itulah ada proses mengedit setelah menulis.

Mengedit dan menulis itu adalah 2 hal yang berbeda. 

Menulis adalah menuangkan isi pikiran kita di kertas. Yang namanya ide ‘isi pikiran’ itu pasti tidak runut, tidak tertata dan loncat-loncat. Mengedit adalah menyusun isi pikiran yang sudah tertuang itu menjadi kalimat yang bisa dimengerti dan enak dibaca oleh orang lain.

Kebanyakan penulis pemula ingin tulisannya langsung bagus, langsung sempurna di awal. Padahal penulis professional sekelas Dee, Andrea Hirata, dan J.K Rowling pun tidak begitu. Silahkan baca juga tips menulis menurut Andrea Hirata.

Karena itulah ada proses mastery (penguasaan) dalam 3 langkah yang dikemukakan Neil Patel di atas. Proses mastery ini hanya bisa dilakukan dengan latihan dan latihan menulis yang terus menerus.

Adapun kemampuan memberikan manfaat bisa ditentukan oleh tingkat penguasaan masalah dan kreativitas. Penulis yang menguasai masalah dan topik yang ia tulis pasti bisa memberikan banyak pengetahuan dan hal-hal baru kepada para pembaca. 

Berbeda halnya dengan penulis yang tidak banyak tahu tentang masalah yang sedang ia tulis. Namun, penguasaan masalah bukanlah satu-satunya faktor penentu. Kreativitas juga sangat penting dalam hal ini. 

Para penulis yang kreatif seringkali bisa mengangkat hal-hal dan peristiwa keseharian yang sederhana menjadi sesuatu yang penuh makna, hikmah dan manfaat bagi para pembacanya. Hal-hal biasa dan sederhana mereka sulap menjadi hikmah yang amat berharga.

Mulailah dari sekarang, menulis dengan ciri gaya kita sendiri. Karakter anda, terlihat dari gaya tulisan anda.:)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Back to Top