UpCloud: Tes Kecepatan Cloud Hosting Alternatif Untuk Website Indonesia

Senin, 27 April 2020 : April 27, 2020

0 komentar

UpCloud: Tes Kecepatan Cloud Hosting Alternatif Untuk Website Indonesia

Upcloud adalah penyedia cloud hosting yang bersifat unmanage sehingga segala konfigurasi agar VPS bisa digunakan diatur sendiri oleh usernya. Upcloud telah memiliki 6 datacenter di beberapa negara, yaitu Finlandia, Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Jerman, Singapore. Baru-baru ini upcloud telah menerima pembiayaan baru sebesar 18 Juta Euro dan menurut informasi dari UpCloud. Mereka akan menambah kurang lebih 10 data center baru di beberapa negara seperti Australia yang menjadi target pasar baru bagi mereka. Saya telah menggunakan UpCloud lebih dari dua tahun dan selama ini masih sangat memuaskan. Pada kali ini saya akan melakukan pengujian terhadap kecepatan dari UpCloud pada server Singapore ke Indonesia dan akan diuji dengan beberapa operator di indonesia untuk mengetahui kecepatan download dan upload dari koneksi server UpCloud.

Harga Murah Cloud VPS

harga murah cloud VPS Upcloud

UpCloud adalah salah satu penyedia cloud VPS murah yang ada, hanya dengan $5 sudah mendapatkan Cloud VPS dengan RAM 1GB, CPU 1 Core dan Disk 25 GB. Oiya kelebihan Upcloud adalah mereka memiliki teknologi MaxIOPS untuk penyimpanan mereka dan mengklaim bahwa MaxIOPS lebih cepat dari SSD. Berikut adalah daftar harga dari UpCloud.

Harga diatas merupakan harga untuk semua data center kecuali di Finlandia yang memiliki harga yang berbeda. List harga dapat dilihat di halaman harga UpCloud.

Infrastruktur Jaringan UpCloud

UpCloud Menggunakan Software-defined networking atau SDN, SDN adalah pendekatan teknologi untuk manajemen jaringan yang memungkinkan konfigurasi jaringan yang dinamis dan dibuat secara terprogram. SDN berfokus untuk menyediakan peningkatan performa dari jaringan dan kemampuan sementara memisahkan konfigurasi jaringan dari infrastruktur fisik seperti komputasi awan seperti yang telah dilakukan untuk hosting tradisional. SDN juga dapat mengatur private network sendiri seperti mudah untuk mengkonfigurasi floating IP serta menghubungkan semua datacenter yang dimiliki UpCloud melalui jaringan pribadi.

UpCloud juga telah mendukung untuk IPv6 secara gratis. UpCloud juga menggunakan prosesor Intel terbaru yang akan selalu mendapatkan kinerja tinggi terlepas dari beban kerjanya. Serta memanfaatkan jaringan InfiniBand untuk throughput maksimum dan latensi minimum. Ini adalah interkoneksi yang paling umum digunakan dalam superkomputer sejak 2014.

Testing Koneksi Menggunakan SpeedTest

Sebelum melakukan testing pertama kita membuat VPS dahulu dan ini sangat cepat hanya butuh waktu 45 detik untuk deploy VPS kita. Jika anda belum memiliki akun di UpCloud silahkan daftar dulu di halaman daftar UpCloud anda akan mendapatkan credit sebesar $50 dengan menggunakan kode promo semigataweb tetapi anda harus verifikasi pembayaran agar akun anda aktif sebesar $10. Oke kita lanjut ke tahap deploy VPS kita kalau anda sudah daftar atau sudah memiliki akun di UpCloud.

1. Setelah login anda akan berada di dashboard akun anda, kurang lebih tampilan seperti ini. Kemudian klik tombol deploy disebelah kanan atas.

tes kecepatan cloud hosting upcloud

2. Kemudian akan muncul tampilan untuk melakukan konfigurasi server seperti ini. Untuk kasus ini saya menggunakan server yang terkecil yaitu simple plan $5 dengan konfigurasi lokasi server di Singapore, OS Centos 7.

tes kecepatan cloud hosting upcloud

3. Setelah selesai klik tombol deploy di paling bawah 1 kali klik saja. Tunggu kurang lebih 45 detik server anda selesai dibuat.


Mudah sekali bukan cara deploy server di UpCloud. Nah, saatnya testing kecepatan koneksi pada jaringan UpCloud menggunakan SpeedTest. Untuk beberapa provider internet di indonesia untuk list ID test speedtest bisa cek di sini https://www.speedtest.net/speedtest-servers-static.php dan semua provider saya pilih lokasi di jakarta semua. 

Berikut hasilnya:

Provider Hutchison 3 Indonesia
Smartfren Telecom
My Republic Indonesia
PT Indosat Tbk.
PT. Telekomunikasi Indonesia
Baca juga: Cara Memasang Iklan Adsense di Sub Domain Blogspot

Pengujian Performa

Kita akan coba untuk melihat performa dari block storage yang ditawarkan oleh UpCloud yang memiliki teknologi Max IOPS dengan menggunakan script benchmark bench.sh. Pada percobaan ini kami menggunakan cloud server yang berlokasi di Singapore dan berikut hasilnya.



Berdasarkan pengujian diatas cloud server menggunakan Intel Xeon Gold 6136 pada kecepatan 3.00 GHz, sedangkan kecepatan I/O dari storagenya rata-rata 420 MB/s, kecepatan ini menyamai nilai rata-rata SSD yang ada pada umumnya dan dengan nilai sebesar ini sudah cukup bagus untuk menjalankan website atau aplikasi. Adapun kecepatan downloadnya untuk node tertentu memiliki kecepatan yang sangat cepat hingga lebih dari 100MB/s.

Kesimpulan

Berdasarkan pengujian test kecepatan dari beberapa negara diatas hasilnya sangat bervariasi dikarenakan infrastruktur dan layanan internet yang berbeda-beda di setiap provider. Pada dasarnya UpCloud membuka port koneksi hingga 1Gbps. Pada umumnya penyedia VPS hanya memberikan kecepatan hingga 100Mbps saja. Hal ini membuat UpCloud menjadi salah satu penyedia Cloud Hosting dengan kecepatan tinggi tak diragukan lagi.
Share this Article
< Previous Article
Next Article >

0 komentar :

© 2020 Hailogue ID - All Rights Reserved